Beberapa Kelemahan Industri Musik Sound Horeg Dan Solusinya

Kali ini kami akan mengulas fenomena menggeliatnya sound horeg di Indonesia. Kami tahu bahwa kehadiran sound horeg cukup membawa dampak ekonomi yang sangat bagus untuk masyarakat. Banyak sekali UMKM yang akhirnya dagangnya menjadi laris ketika ada event sound horeg diadakan.

Hal ini tidak terlepas dari karakter tontonan sound horeg yang mampu membawa banyak trafik dari penonton. Dari trafik penonton tersebut juga akhirnya membawa berkah kepada larisnya dagangan UMKM di sekitarnya.

Kami tidak menyoroti lebih lanjut kelebihan sound horeg yang cukup banyak. Tapi kali ini kami akan uraikan saja lebih rinci kelemahan sound horeg. Kritik kelemahan dari kami bukan berarti kami tidak suka pada sound horeg, tapi kritik ini semata-mata agar industry sound horeg menjadi lebih maju. Berikut ini ktirik dari kami:

Musik yang Diputar Sound Horeg Lebih Baik Lagu Ciptaan Sendiri

Musik yang kerap diputar pada festival sound horeg biasanya music milik orang lain yang sudah dilakukan modifikasi atau remake dari yang awalnya genre pop menjadi genre remix disko. Atau juga music yang awalnya genre SKA menjadi genre remix koplo.

Ada sound horeg besar di Jawa Timur misalnya Bernama Brewok Audio yang kerap memutar lagu berjudul Selamat Jalan Karya Tipe- X yang sudah diremix. Entah pihak brewok audio sudah izin pada pemilik lagu atau belum saya tidak tahu. Soalnya jika belum izin kepada pemilik lagu, takutnya para bos sound horeg bisa dituntut suruh bayar royalty ratusan juta dari pemutaran lagunya di acara sound horeg.

Saya juga meyakini bahwa peremix lagu tersebut belum tentu sudah izin dengan pihak Tipe-X. Jika hal ini dibiarkan, akan rawan muncul tuntutan hukum.

Solusinya, pihak pemilik sound horeg lebih baik untuk buat lagu remix genre koplo sendiri saja. Hal ini agar bos sound horeg tidak menghadapi tuntutan bayar royalty ketika acara karnaval sound horeg viral. Kami sarankan bos sound horeg untuk memesan remix lagu di laman listing jasa remix lagu Escapia Mount Recording.

Selain bisa menghindari tuntutan membayar royalty yang besarnya bisa ratusan juta, buat lagu remix sendiri untuk diputar tukang soundmand juga nantinya bisa membawa pundi –pundi tambahan melalui streaming lagu remixnya melalui Spotify maupun Apple Music.

 

Jangan Cuma Jago Kandang : Gaungkan Juga ke Internasional

 

Sound horeg kesanya Cuma jago kendang dan hanya ramai tontonan ini di Jawa Timur. Tapi di daerah lain seperti Sumatera dan Kalimantan tontonan sound horeg belum begitu tenar. Saran kami bagi pemilik sound horeg untuk mulai berani karnval sound horeg ini untuk tampil secara internasional.

 

Caranya yaitu bisa memperkuat koneksi dengan promotor internasional. Banyak sekali kesempatan untuk menampilkan sound horeg di festival-festival internasional tinggal pintar-pintar bos soundhoreg untuk terjun mencari event music internasional.

 

Potret Sound Horeg di Acara Karnaval Malam
Potret Sound Horeg di Acara Karnaval Malam

 

Artikel relevan lainya : Operator Sound Horeg Thomas Alva Edisound Vs Sound Engineer di Studio Rekaman Jago Mana?

 

Jangan Hanya Menonjolkan Bass Saja Tapi Suara Instrumen Lain Tenggelam

 

Keras dalam memutar music dengan gain yang besar sih tidak masalah. Asal salah satu instrument jangan terlalu sangat menonjol hingga instrument lainya tenggelam seolah-olah tidak ada suaranya sama sekali.

Suara bass yang sangat mendominasi ini yang membuat ada kaca rumah warga yang pecah. Jika soundman diedukasi untuk mengoperasikan mixer dan setingan knob yang mengutamakan balance antar instrument, saya yakin kasus kaca pecah tidak akan Ada walaupun gain volume cukup keras.

Nah itulah kritik dari kami terkait industry sound horeg di Indonesia yang menurut saya bisa menjadi asset berharga untuk meningkatkan pride nasional. Jika dikelola dengan baik, vibes kepopuleran sound horeg bisa setara K-POP jika diberdayakan dengan baik. Kami di Escapia Mount Recording siap membantu para pegiat sound horeg untuk lebih besar.