Operator Sound Horeg Thomas Alva Edisound Vs Sound Engineer di Studio Rekaman Jago Mana?

Viralnya Memed Potensio atau yang biasa disebut sebagai Thomas Alva Edisound di social media dan puja puji publik netizen seolah olah Memed sangat ahli dalam mengolah musik mengundang diskusi public. Saya termasuk yang akan membahas fenomena tersebut.

 

Kali ini saya akan mengadu skill operator Sound Horeg tersebut versus Sound Engineer yang dimiliki oleh Escapia Mount Recording. Siapa sebetulnya yang paling jago dalam ilmu sound.

 

Cara Kerja Thomas Alva Edisound Dalam Meramu Musik Sound Horeg

 

Di social media dan beberapa tontonan video di Youtube, dia sangat terlihat keren dan cool. Tombol Mixer ia putar dan knob juga ia putar seolah olah sangat ahli dalam meracik sound. Tapi faktanya adalah, dia hanya memutar MP3 saja dari lagu band Tipe X berjudul Selamat Jalan yang sudah dibuat versi remix. Kalaupun ia memutar Knob di Mixer, ia hanya menyeting gain, bass, treable, hingga cut off.

 

Hasil akhir dari suara lagu Tipe X yang ia putar juga cenderung tidak balance. Suara bass-nya terlalu sangat dominan sehingga menutupi suara instrument lain seperti gitar, pad, piano, hingga menutupi mellotron. Bahkan saking kerasnya dan teralu over setingan bass, bisa memecahkan kaca rumah disekitarnya.

 

Cara Kerja Sound Engineer di Studio Rekaman Escapia Mount Recording

 

Cara kerja sound engineer di studio rekaman Escapia Mount Recording tentu jauh lebih pakar dan punya skill sound yang jauh lebih tinggi. Sound engineer kami dibekali berbagai ilmu tinggi seputar sound tidak hanya jago memutar MP3. Adapun ilmu kami yang kami kuasai yaitu:

 

  • Kemampuan dalam mengoperasikan DAW seperti Logic Pro hingga Pro Tools bahkan mampu menguasai secara mendalam semua fitur-fitur di DAW tersebut. Dengan DAW tersebut kami mampu memanipulasi suara manusia menjadi suara seperti efek robot, membuat suara adlibs yang bersahut sahut, dan mampu melakukan rekayasa engineering audio lainya lebih kreatif.
  • Mampu mengubah suara vocal rekaman yang sangat fals menjadi suara seperti penyanyi yang memenangkan grammy dengan softwere autotune
  • Mampu melakukan mixing mastering dari rekaman musisi dengan suara yang balance sehingga bassnya tidak terlalu menusuk tapi detail instrument suara lain juga terdengar.
  • Punya skill dan pengetahuan tentang memilih alat rekaman music yang berkualitas tinggi. Kami paham bahwa alat alat music buatan jerman dan Amerika Serikat seperti Neumann maupun Universal Audio terkenal mampu menghasilkan rekaman suara yang sangat detail dan sangat jernih.
  • Punya skill mendalam tentang ruang akustik. Kami mampu mendesain ruangan rekaman yang sangat kedap terhadap suara dan tidak mudah memantul saat melakukan sesi rekaman.
  • Punya skill mendalam bagiamana membuat efek music berupa delay, reverb, EQ, sampler, pan, modulation, Arppegiator, ambient drones.

 

Berikut ini kami lampirkan dalam bentuk tangkapan layar saat kami mengoperasikan DAW Logic Pro. Betapa rumitnya mengoperasikan ini dibandingkan dengan operator sound horeg yang hanya pencat pencet.

 

Tampilan Logic Pro
Tampilan Logic Pro

 

 

Seluruh skill yang jauh lebih jago dari operator sound horeg Thomas Alva Edisound ini jarang disorot. Padahal skill yang dimiliki oleh sound engineer di agensi studio rekaman jauh lebih canggih dibandingkan dengan skill sound man di industry sound horeg.

 

Saran dari saya media harusnya jauh lebih adil untuk menilai siapa sebetulnya yang lebih jago dalam engineering sound.

 

Bagi kalian yang masih meragukan kami, silahkan langsung tes saja skill yang dimiliki tim kami melalui pemesanan layanan kami. Anda bisa memesan layanan aransemen lagu, pembuatan minus one, pembuatan lagu remix, maupun pemesanan layanan lainya. Yuks kami tunggu pesanan Anda sekarang juga di Escapia Mount Recording.